Mengenal Knitwear: Cardigan dan Jumper

Knitwear atau pakaian rajut merupakan hasil dari kegiatan merajut. Merajut merupakan sebuah proses menggunakan dua atau lebih jarum untuk membuat sebuah jalinan benang tertutup yang terhubung satu sama lain, dengan tujuan membuat sebuah hasil karya garmen, seperti syal, kaus kaki atau baju.

Istilah knitwear (sweater rajut) sendiri muncul di Eropa sekitar abad ke-15. Kala itu, pakaian ini dikenakan oleh biarawan dengan model jubah berkerudung dan digunakan pula oleh para pekerja yang melakukan pekerjaannya di luar ruangan. Jenis sweater rajut yang memiliki kerudung kala itu sekarang disebut hoodie.

Pada dasarnya knitwear (sweater rajut) memiliki dua varian utama yaitu cardigan dan jumper. Berikut penjelasan mengenai dua varian sweater tersebut.

Cardigan

Cardigan merupakan sweater yang memiliki bukaan depan seperti jaket namun dengan kancing. Cardigan pertama kali populer di Britania saat Komandan Militer Inggris bernama James Thomas Brudenell, 7th Earl of Cardigan, sering mengenakan sweater jenis ini bersama para prajuritnya saat terjadi perang dunia.

Meskipun sejarahnya pertama kali dikenakan oleh kaum pria, ternyata pakaian ini sangat cocok untuk dikenakan kaum wanita karena dapat memberi efek langsing. Berikut beberapa varian cardigan yang cukup populer.

Classic Cardigan 


Cardigan-Clean-Knitwear-Gomuda

Model yang pertama kali muncul dan tetap bertahan hingga sekarang. Jenis ini memiliki desain yang mengikuti tubuh dan terdapat kancing. Walaupun terlihat klasik, model ini paling mudah dipadupadankan dengan berbagai jenis baju lainnya.

Berdasarkan bentuk lehernya, terdapat 2 variasi classic cardigan yaitu V-Neck cardigan dan Crewneck Cardigan.

Sementara itu untuk cardigan yang panjang badannya melebihi pinggang dan menutup pantat sering disebut Long V-Neck Cardigan dan Long Crewneck Cardigan.

Belted Cardigan

Model yang memiliki hiasan ikat pinggang sebagai ciri utamanya. Jenis ini juga biasanya memiliki ukuran panjang agak besar. Belted sangat cocok dipakai sebagai luaran bagi yang ingin tampil kalem.

Open Cardigan

Model yang tidak memiliki kancing maupun ikat pinggang, sehingga jenis ini tetap terbuka. Selain itu, ukurannya cukup panjang dengan siluet yang ramping. Open Cardigan ada juga yang menyebutnya sebagai Longline Edge to Edge Cardigan.

Cardigan-Kimono-Knitwear-Gomuda

Shawl-collared Cardigan

Model yang disebut juga Shawl Cardigan memiliki kerah agak lebar dan besar memanjang hingga bagian dada. Model ini sangat cocok bagi Anda yang memiliki tubuh tinggi dan kurus karena bentuk kerahnya seakan memberi kesan besar pada tubuh.

Wrap Cardigan

Merupakan pengembangan dari open cardigan, namun dengan model kerah agak memanjang sampai bawah, sekitaran daerah perut.

Flyaway Cardigan

Model yang memiliki ukuran paling panjang dari model lainnya. Jenis ini biasanya terbuat dari bahan ringan dan panjangnya sampai di bawah lutut.

Jumper

Istilah jumper bagi telinga orang Indonesia barangkali terasa asing karena kata ini umumnya digunakan di wilayah Inggris Raya, Irlandia, Australia dan New Zealand. Secara umum jumper disebut pullover. Sementara itu untuk wilayah Amerika Serikat jumper disebut sweater.

Jumper adalah pakaian rajut berlengan panjang yang biasanya ditarik ke atas kepala untuk menutupi badan dan lengan.

Gaya Leher Jumper Populer

Berdasarkan bentuk lehernya, jumper memiliki beberapa gaya leher jumper yang populer diantaranya:

Crewneck Jumpers

Merupakan gaya leher jumper yang paling umum. Dengan garis leher bulat yang berada di dekat pangkal leher, jumper ini serbaguna karena dapat dikenakan begitu saja atau berlapis di atas kemeja dan kaus.

Crewneck-Knitwear-Gomuda

V-Neck Jumpers

Jumper V-neck dibedakan berdasarkan garis lehernya yang berbentuk V, bisa dalam (memanjang hingga ke dada) atau dangkal. Gaya ini sering dianggap sedikit lebih formal daripada crew neck, karena biasanya dipadukan dengan kemeja atau blus berkerah dan menjadikannya pilihan populer untuk pakaian kantor atau acara semi-formal.

V-Neck-Knitwear-Gomuda

Turtleneck Jumpers

Jumper turtleneck memiliki garis leher tinggi yang menutupi sebagian besar atau seluruh leher. Menawarkan kehangatan dan gaya, turtleneck adalah pilihan yang tepat untuk musim dingin.

Cord-Turtleneck-Knitwear-Gomuda

Mock Neck Jumpers

Mock neck atau mock turtleneck adalah variasi dari turtleneck dengan potongan yang lebih pendek dan longgar, menawarkan kehangatan dan perlindungan layaknya turtleneck. Mock neck menampilkan gaya yang lebih modern atau minimalis, dan dapat dikenakan kasual atau formal untuk tampilan ramping dan elegan.

Mock-Turtleneck-Knitwear-Gomuda

Zip or Half-Zip Jumpers

Jumper tipe ini cocok digunakan untuk tampilan kasual.

Cable-Quarter-Zip-Neck-Knitwear-Gomuda

Variasi Lengan Jumper

Berdasarkan panjang dan pendeknya lengan, jumper memiliki beberapa variasi, yaitu:

Lengan Panjang

Merupakan panjang lengan paling umum untuk jumper, cocok untuk cuaca dingin.

Lengan Tiga Perempat

Jumper dengan lengan tiga perempat berakhir di antara siku dan pergelangan tangan. Panjang lengan ini sering dikaitkan dengan gaya kasual atau chic dan sempurna untuk musim transisi seperti musim semi atau gugur.

Jumper Lengan Pendek 

Jumper ini dinilai lebih mementingkan gaya daripada kehangatan dan sering dipadukan dengan item pakaian lain untuk tampilan berlapis.

Gomuda Cable Crewneck Short Sleeve Knitwear

Jumper Tanpa Lengan

Sering disebut vest atau rompi dengan gaya leher yang bervariasi mulai dari v-neck, crewneck hingga mockneck.

Vest-Knitwear-Gomuda

Pilihan Ukuran dan Siluet untuk Jumper

Oversized Jumpers

Jumper dengan potongan yang longgar dan rileks memberikan kesan nyaman dan santai, ideal untuk bersantai.

Fitted Jumpers

Jumper yang pas di badan menciptakan siluet ramping untuk tampilan yang lebih rapi dan sempurna.

Slimfit-Ribbed-Roll-Neck-Knitwear-Gomuda

Boxy Jumpers

Jumper berpotongan lebar dan seringkali dipotong pendek (cropped), memberikan tampilan modern dan edgy, menawarkan tampilan terstruktur namun kasual dan biasanya dipadukan dengan celana panjang atau rok berpinggang tinggi untuk siluet kontemporer.

Jumper Bermotif dan Bertekstur

Striped Jumpers

Garis-garis adalah pola abadi yang selalu menjadi tren. Baik horizontal maupun vertikal, jumper bergaris menambah daya tarik visual pada pakaian. Jumper ini dapat dikenakan secara kasual dengan celana jin atau dipadukan dengan rok atau celana panjang untuk tampilan yang lebih elegan.

Crewneck-Stripe-Pongo-Knitwear-Gomuda

Cable Knit Jumpers

Jumper rajut kabel adalah pakaian wajib musim dingin klasik. Di negara bermusim salju jumper ini biasanya terbuat dari wol tebal bertekstur. Jumper ini memiliki pola rajutan rumit yang tampak menawan dan memberikan kehangatan ekstra. Cable knit jumper sempurna untuk cuaca dingin dan seringkali membangkitkan rasa nostalgia dan kenyamanan.

Fair Isle Jumpers

Jumper ini dinamai berdasarkan pulau kecil di Skotlandia tempat teknik merajut yang rumit ini berasal. Fair Isle jumper menampilkan pola geometris yang penuh warna dan sering dikaitkan dengan pakaian musim dingin dan Natal. Jumper ini merupakan pilihan yang menyenangkan dan meriah untuk musim liburan.

Aran Jumpers

Berasal dari Kepulauan Aran di Irlandia, jumper Aran dikenal karena pola rajutannya yang kaya tekstur, seringkali berupa kabel, berlian, dan desain tradisional lainnya. Jumper ini biasanya terbuat dari wol tebal, cocok untuk iklim dingin.

Gomuda juga memiliki jumper yang bermotif khusus yaitu Beige Crewneck Aztec Tribal Knitwear yang cocok untuk digunakan saat acara spesial.

Crewneck-Aztec-Tribal-Knitwear-Gomuda

sumber:
https://gomuda.id/blogs/asal-mula-knitwear-sweater-rajut-dan-jenisnya
https://www.pauljamesknitwear.com/blogs/guide/types-of-jumpers?srsltid=AfmBOoqUd3e0ennyMxO0ewYWjihH43lvJKUIHT-9LqKalkCZIHGmOTor
https://www.woolovers.com.au/womens/cardigan?